
UNISDA Lamongan Gelar Webinar Internasional “Commercialization: Research to Reality
- Posted by Informatika UNISDA
- Date 2 August 2024
- Comments 0 comment
Lamongan, 2 Agustus 2024 – Universitas Islam Darul ‘Ulum (UNISDA) Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong hilirisasi riset dan penguatan ekosistem inovasi melalui penyelenggaraan Webinar Internasional bertajuk “Commercialization: Research to Reality”, yang dilaksanakan secara daring melalui platform Google Meet pada Jumat, 2 Agustus 2024.
Webinar ini menghadirkan tiga narasumber tingkat internasional, yaitu Dr. Ir. Satar S. Emamian, pakar inovasi dan komersialisasi riset dari Asia e-University Malaysia, Priscilla Kabai, konsultan bisnis dan pengembangan startup teknologi, serta Dewi Kusuma, ST., MSc., akademisi dan praktisi teknologi dari Indonesia. Ketiganya membagikan pengalaman, strategi, dan wawasan terkait bagaimana hasil-hasil riset dapat dikembangkan hingga memasuki tahap komersialisasi dan memberi dampak nyata di masyarakat.
Mendorong Transformasi Riset Menuju Produk Bernilai Ekonomi
Dalam sambutan pembuka, perwakilan dari pimpinan universitas menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UNISDA untuk menjembatani dunia akademik dan dunia industri.
“Webinar ini bertujuan untuk mendorong transformasi mindset di kalangan akademisi dan peneliti, dari riset yang bersifat konseptual menjadi riset yang aplikatif, inovatif, dan bernilai komersial. Ini sejalan dengan visi UNISDA dalam menciptakan lulusan dan peneliti yang adaptif terhadap kebutuhan industri dan masyarakat,”
Webinar ini juga menjadi langkah konkret UNISDA dalam mendukung program nasional Kampus Merdeka dan pengembangan entrepreneurship berbasis riset, khususnya di kalangan mahasiswa dan dosen muda.
Paparan Narasumber: Strategi dan Realitas Komersialisasi Riset
Dr. Ir. Satar S. Emamian membuka sesi materi dengan menyampaikan pentingnya ekosistem inovasi yang terintegrasi antara kampus, industri, dan pemerintah. Beliau menekankan bahwa untuk menjadikan riset layak secara komersial, dibutuhkan bukan hanya aspek teknis, namun juga pendekatan bisnis, pengelolaan hak kekayaan intelektual (HKI), dan strategi pemasaran produk.
Selanjutnya, Priscilla Kabai membagikan pengalaman praktisnya dalam membimbing startup berbasis teknologi dari fase inkubasi hingga ekspansi pasar. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi lintas disiplin, manajemen risiko inovasi, serta kemampuan membangun model bisnis yang berkelanjutan.
Sementara itu, Dewi Kusuma, ST., MSc. menyampaikan studi kasus dari beberapa proyek penelitian di Indonesia yang berhasil dikomersialisasikan, serta tantangan yang dihadapi dalam proses hilirisasi tersebut. Ia juga memberikan panduan teknis bagi peneliti pemula yang ingin memulai proses paten, pendaftaran HKI, hingga mencari mitra industri.
Antusiasme Peserta dan Relevansi Materi
Webinar ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, peneliti, serta pelaku UMKM dan startup dari berbagai daerah di Indonesia. Antusiasme tinggi terlihat dari diskusi interaktif dalam sesi tanya jawab yang berlangsung aktif dan penuh semangat.
“Kegiatan ini sangat membuka wawasan, khususnya bagi mahasiswa yang sedang mengembangkan proyek riset akhir atau produk inovatif. Kami jadi lebih tahu bagaimana langkah-langkah konkret untuk membawa karya ilmiah ke pasar,” ujar salah satu peserta, Muhammad Al Khodir, mahasiswa Teknik Industri UNISDA.
Mendorong Budaya Inovatif di Lingkungan Kampus
Melalui penyelenggaraan webinar ini, UNISDA Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong budaya riset yang berdampak nyata, serta menciptakan lingkungan akademik yang produktif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan industri global.



