
STUDI EXCHANGE MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNISDA KE SOUTHERN LEYTE STATE UNIVERSITY (SLSU), PILIPINA
- Posted by Informatika UNISDA
- Date 3 April 2025
- Comments 0 comment
(UNISDA) Lamongan kembali menorehkan langkah penting dalam pengembangan kerja sama internasional melalui pelaksanaan Studi Exchange Mahasiswa ke Southern Leyte State University (SLSU), Filipina. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 3 hingga 14 April 2025, dan diikuti oleh sejumlah mahasiswa pilihan dari Program Studi Teknik Sipil UNISDA dengan pendampingan langsung oleh Agus Setiawan S.T., M.T selaku dosen pembimbing sekaligus narasumber utama dalam program ini.
Kegiatan studi exchange ini merupakan implementasi nyata dari visi Program Studi Teknik Sipil UNISDA untuk mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing global, dan berkarakter Islami, dengan mengedepankan prinsip kolaborasi internasional serta pertukaran ilmu pengetahuan lintas negara. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperluas wawasan akademik, menambah pengalaman internasional, serta memahami praktik-praktik ketekniksipilan yang diterapkan di negara lain, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Selama dua minggu pelaksanaan di Southern Leyte State University (SLSU), mahasiswa UNISDA mengikuti berbagai kegiatan akademik, seminar, kuliah umum, dan diskusi ilmiah bersama dosen serta mahasiswa SLSU. Salah satu kegiatan utama dalam rangkaian program ini adalah kuliah umum yang disampaikan oleh Dr. Eng. Ir. Eva Arifi, S.T., M.T., dengan topik “Sustainable Civil Engineering Practices in Developing Countries”. Dalam penyampaian materinya, beliau menekankan pentingnya penerapan teknologi konstruksi yang efisien, ramah lingkungan, serta berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Dr. Eva Arifi menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan akademik, tetapi juga sarana untuk membentuk karakter dan pola pikir global bagi mahasiswa. “Mahasiswa teknik sipil di era modern harus mampu berpikir lintas batas, memahami dinamika pembangunan di negara lain, serta memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan. Melalui studi exchange ini, mereka belajar langsung bagaimana teori dan praktik diterapkan dalam konteks internasional,” ujar beliau dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan.
Selain kegiatan akademik, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan kunjungan lapangan (field visit) ke berbagai proyek infrastruktur di wilayah Southern Leyte. Mereka mempelajari sistem perencanaan dan pengelolaan infrastruktur jalan, jembatan, dan bangunan sipil lainnya yang dikembangkan oleh pemerintah lokal dan institusi pendidikan di Filipina. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk memahami perbedaan metode pelaksanaan konstruksi, penggunaan material, serta kebijakan pembangunan antarnegara.
Selama berada di Filipina, mahasiswa juga terlibat aktif dalam berbagai kegiatan budaya yang diadakan oleh pihak universitas tuan rumah. Melalui kegiatan pertukaran budaya tersebut, mahasiswa UNISDA berkesempatan memperkenalkan budaya Indonesia sekaligus belajar tentang nilai-nilai dan tradisi masyarakat Filipina. Suasana keakraban dan semangat persaudaraan antarnegara terasa sangat kuat sepanjang kegiatan berlangsung.
Salah satu peserta, Ahmad Rizal, mahasiswa Teknik Sipil UNISDA angkatan 2021, mengungkapkan kesan positifnya terhadap kegiatan ini. “Kami merasa sangat beruntung bisa belajar langsung di luar negeri dan berinteraksi dengan mahasiswa dari Filipina. Banyak hal baru yang kami dapatkan, baik dalam hal ilmu teknik sipil maupun pengalaman sosial dan budaya. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berkembang dan berpikir lebih luas,” ujarnya.
Di sisi lain, pihak Southern Leyte State University (SLSU) menyampaikan apresiasi dan harapan agar kerja sama ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Internasional SLSU, Prof. Maria Lourdes Alvero, menegaskan bahwa kegiatan pertukaran pelajar semacam ini memberikan dampak positif bagi kedua institusi, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian masyarakat.
Melalui kegiatan Studi Exchange Mahasiswa Teknik Sipil UNISDA ke SLSU, Filipina, diharapkan terjalin kerja sama yang berkelanjutan antara kedua universitas dalam bidang akademik, riset, serta pengembangan teknologi infrastruktur. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mewujudkan internasionalisasi pendidikan di Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan, sekaligus memperkuat posisi UNISDA sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif, visioner, dan berdaya saing di tingkat global.
Dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran lintas budaya, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Teknik Sipil UNISDA tidak hanya siap bersaing di tingkat nasional, tetapi juga siap berkontribusi dalam pembangunan internasional yang berkelanjutan.



