
Penutupan KKN UNISDA 2025: Gelar 76 Produk Inovasi Karya Mahasiswa
Universitas Islam Darul ’Ulum (Unisda) Lamongan, melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), menyelenggarakan Gelar Karya Produk Inovasi sekaligus penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2025, Kamis (14/8/2025).
Mengangkat tema “KKN Unisda Berdampak, Membangun Desa Mandiri”, kegiatan yang berlangsung di Halaman Gedung Rektorat Unisda tersebut memamerkan 76 produk inovasi hasil karya mahasiswa. Produk-produk ini lahir dari kolaborasi mahasiswa dengan masyarakat desa, meliputi teknologi tepat guna, pengolahan potensi lokal, pengembangan digitalisasi usaha, hingga produk kreatif yang mendorong kemandirian ekonomi.
Rektor Unisda, Muhammad Hafidh Nashrullah, memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa peserta KKN, baik yang berasal dari desa-desa mitra maupun dari KKN Luar Negeri di Thailand. Hafidh mengingatkan bahwa sejak KKN Internasional Unisda pertama kali digelar pada 2019, program ini terus berkembang hingga menginspirasi beberapa kampus terdekat untuk melakukan hal yang sama.
“Hal ini membuktikan bahwa Unisda mampu menjadi kampus yang berinovasi, membuka ruang kolaborasi lintas daerah dan lintas negara,” kata Hafidh.
Apresiasi juga datang dari para kepala desa yang mengakui manfaat langsung dari program KKN. Mereka menilai, karya mahasiswa Unisda tidak hanya sekadar ide, tetapi telah memberikan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat, baik di bidang ekonomi, pendidikan, teknologi, maupun pelestarian lingkungan.
“Dengan semangat Berdaya Saing Kuat, Mandiri, Berbudaya, Islami, dan Bertaraf Internasional, Unisda terus memperkuat sinergi antara dunia akademik, masyarakat, dan dunia usaha untuk menciptakan keberlanjutan pembangunan desa melalui Kampus Berdampak dan Koperasi Merah Putih,” ucap Hafidh.
“Harapannya, pengabdian melalui KKN bukan hanya kegiatan tahunan, tetapi menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menciptakan pembangunan desa yang berkelanjutan dan berdampak nyata,” pungkas Rektor Unisda Lamongan.



