
Siap Terjun ke Proyek Nyata: Mahasiswa Teknik Sipil UNISDA Mulai Praktik Kerja Lapangan (PKL) 2025
- Posted by Informatika UNISDA
- Date 15 October 2025
- Comments 0 comment
Lamongan – Program Studi Teknik Sipil Universitas Islam Darul ‘Ulum (UNISDA) secara resmi memberangkatkan mahasiswa angkatan 2025 untuk melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Kegiatan ini merupakan kurikulum wajib yang bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa dalam lingkungan industri konstruksi yang sesungguhnya. PKL adalah jembatan penting untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah langsung di lokasi proyek.
Penyebaran di Berbagai Lokasi Proyek
Para mahasiswa Teknik Sipil UNISDA telah disebar di berbagai perusahaan konstruksi, konsultan, dan instansi pemerintah yang terlibat dalam proyek-proyek strategis. Lokasi PKL mencakup:
Proyek Pembangunan Infrastruktur: Jalan, jembatan, dan irigasi.
Proyek Gedung Bertingkat: Pembangunan perkantoran dan fasilitas publik.
Kantor Konsultan: Proses perencanaan dan pengawasan teknis.
Selama PKL, mahasiswa akan mendapatkan bimbingan langsung dari insinyur profesional, memungkinkan mereka memahami tantangan, manajemen waktu, dan standar kualitas di lapangan.
Tujuan dan Manfaat PKL 2025
Pelaksanaan PKL ini difokuskan pada tiga aspek utama:
Pengalaman Praktis: Memahami alur kerja proyek, mulai dari tahapan perencanaan hingga penyelesaian.
Keterampilan Teknis: Menguasai praktik teknis di lapangan, seperti pengujian material, pengawasan kualitas beton, dan pembacaan gambar kerja.
Soft Skills: Mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja tim, dan profesionalisme di lingkungan kerja.
Dukungan Penuh dari Fakultas Teknik
Fakultas Teknik UNISDA memberikan dukungan penuh dan pengawasan ketat selama periode PKL. Dosen pembimbing ditugaskan untuk memonitor perkembangan mahasiswa dan memastikan bahwa pengalaman yang didapat sesuai dengan capaian pembelajaran yang diharapkan.
Kegiatan PKL ini menegaskan komitmen Prodi Teknik Sipil UNISDA untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga siap kerja dan memiliki pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan industri konstruksi modern.



